Tidurnya Orang yang Berpuasa Ibadah ?

Posted: Agustus 2, 2011 in Fiqh
Tag:

Oleh : Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani –rahimahullah–

Al-Imam al-Albani dalam as-Silsilah adh-Dho’ifah 10/230 hadits no. 4696 berkata :

نوم الصائم عبادة, وسكوته تسبيح, ودعاؤه مستجاب, وعمله متقبل

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, do’anya mustajab, dan amalannya diterima”

Dho’if. Diriwayatkan oleh Abu Muhammad bin Sho’id dalam Musnad Ibni Abi Aufa (120/2), ad-Dailami (4/93), al-Wahidi dalam al-Wasith (1/65/1) dari Sulaiman bin ‘Amr dari Abdul Malik bin ‘Umair dari Ibnu Abi Aufa secara marfu’.

Aku katakan : hadits ini maudhu’ (palsu). Sulaiman bin ‘Amr : dia adalah Abu Dawud an-Nakho’i, dan dia kadzdzab (pendusta).

Dan telah mengikutinya Abu Mu’adz Ma’ruf bin Hassan dari Ziyad al-A’lam dari Abdul Malik bin ‘Umair dengan hadits tersebut, hanya saja ia mengatakan : (مضاعف) “dilipat gandakan” menggantikan (متقبّل) “diterima”.

Dikeluarkan oleh Ibnu Syahin dalam at-Targhib (ق 283/1), Ibnul Hammami dalam Juz Muntakhob min Masmu’atihi (ق 35/2), dan as-Silafi dalam Ahaadits Muntakhobah (133/1).

Aku katakan : Ma’ruf ini, adz-Dzahabi membawakannya dalam adh-Dhu’afa, beliau berkata : “Ibnu ‘Adi berkata : munkarul hadits”.

Dan aku menemukan syahid baginya dari hadits Ibnu Mas’ud secara marfu’ dengan hadits tersebut, tanpa kalimat yang terakhirnya.

Dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (5/83) dari jalan Ja’far bin Ahmad bin Bahrom, ia berkata : tsana Ali bin al-Hasan dari Abu Thoybah dari Kurz bin Wabroh dari ar-Robi’ bin Khutsaim darinya.

Aku katakan : sanad ini dho’if. Kurz bin Wabroh adalah seorang yang sholih, aku tidak mengetahui kondisinya dalam periwayatan hadits. Abu Nu’aim membawakan biografinya dalam al-Hilyah (5/79-83), dan aku kira ada biografinya secara panjang lebar dalam Tarikh Jurjan karya as-Sahmi, maka rujuklah ke sana.[1]

Dan Abu Thoybah : namanya adalah Abdulloh bin Muslim al-Marwazi : dho’if.

Dan yang di bawahnya (yakni Ali bin al-Hasan dan Ja’far bin Ahmad, pent): aku tidak mengenal keduanya.

Dan telah diriwayatkan dengan lafadz :

نوم الصائم عبادة ونفسه تسبيح

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah dan nafasnya adalah tasbih”

Diriwayatkan oleh al-Jurjani (328) : akhbarona Abu Dzar Ibrohim bin Ishaq bin Ibrohim adh-Dhibbabi –di Kufah di Bani Kahil, di masjid al-A’masy– : haddatsana Ja’far bin Muhammad an-Naisaburi : haddatsana Ali bin Salamah al-‘Amiri : haddatsana Muhammad bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin al-Hasan bin Ali bin Abi Tholib : haddatsani ayahku dari ayahnya secara marfu’.

Aku katakan : sanad ini gelap, karena hadits ini –dengan ke-mu’dhol-annya– sangat lemah. Muhammad bin Ja’far diperbincangkan. Dan rowi yang dibawahnya –kecuali Abu Dzar– aku tidak mengetahui keduanya.

***

Catatan kaki:

[1] asy-Syaikh rohimahulloh menyebutkannya dalam ash-Shohihah (2/637), dan beliau mengambil faidah bahwa Ibnu Hibban (9/27) men-tsiqoh-kannya, dan telah meriwayatkan darinya sejumlah rowi tsiqoh, Ibnu Abi Hatim (7/170) telah menyebutkan mereka.

[Diterjemahkan dari as-Silsilah adh-Dho’ifah 10/230-231 hadits no. 4696]

Tambahan :

Ada jalan lain dalam riwayat al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 3937:

أخبرنا أبو الحسين علي بن محمد بن علي بن الحسين الكاشاني الهروي قدم علينا نا أبو عبد الله محمد بن العباس العصمي املاء نا أبو علي أحمد بن محمد بن علي بن رزين فيما انتخب عليه أبو الفضل الشهيد أن إدريس بن موسى حدثهم نا سهيل بن حاقان نا خلف بن يحيى العبدي عن عنبسة بن عبد الواحد القرشي نا عبد الملك بن عمير عن عبد الله ابن أبي أوفى قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم :

نوم الصائم عبادة و صمته تسبيح و عمله مضاعف و دعاؤه مستجاب و ذنبه مغفور

Tapi dalam sanadnya ada rowi yang bernama Kholaf bin Yahya al-Abdi, yakni al-Qodhi (lihat Tahdzibul Kamal 22/420). Dia dikatakan kadzdzab oleh Abu Hatim, lihat al-Jarh wat Ta’dil (3/372).

Dan juga ada hadits lain tentang tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, tapi juga dho’if. Berkata Al-Imam al-Albani dalam as-Silsilah adh-Dho’ifah no. 653 :

الصائم في عبادة و إن كان راقدا على فراشه.

“Orang yang berpuasa itu dalam keadaan ibadah walaupun ia sedang tidur di ranjangnya”

Dho’if. Diriwayatkan oleh Tamam (18/172-173) : akhbarona Abu Bakr Yahya bin Abdillah bin az-Zujaj ia berkata : haddatsana Abu Bakr Muhammad bin Harun bin Muhammad bin Bukkar bin Bilal : haddatsana Sulaiman bin Abdirrohman : haddatsana Hasyim bin Abi Huroiroh al-Hashmi, dari Hisyam bin Hassan, dari Ibnu Sirin, dari Salman bin ‘Amir adh-Dhobbi secara marfu’.

Sanad ini dho’if, Yahya bin az-Zujaj dan Muhammad bin Harun aku tidak mendapati ‘ulama yang menyebutkan biografi keduanya. Dan sisa rowi yang lain tsiqoh selain Hasyim bin Abi Huroiroh al-Hashmi, Ibnu Abi Hatim membawakan biografinya (4/2/105) dan tidak menyebutkan padanya jarh dan tidak pula ta’dil. Beliau berkata : “dan nama Abu Huroiroh adalah Isa bin Basyir”. Dan dibawakan biografinya (Hasyim bin Isa al-Hashmi, pent) dalam al-Mizan : “tidak dikenal, al-Uqoili berkata : Munkarul Hadits”.

Dan hadits ini juga dibawakan oleh as-Suyuthi dalam al-Jami’ ash-Shoghir dengan riwayat ad-Dailami dalam Musnad al-Firdaus dari Anas. Dan al-Munawi mengkritiknya dengan perkataannya : “dalam sanadnya ada Muhammad bin Ahmad bin Sahl, adz-Dzahabi berkata dalam adh-Dhu’afa : Ibnu ‘Adi berkata : dia termasuk rowi yang suka memalsu hadits”

Aku katakan : sanad tersebut pada ad-Dailami (2/257) akan tetapi tidak ada pemalsu hadits ini pada jalan Tamam sebagaimana yang telah lalu, maka ini menafikan hadits ini dari pemutlakan sifat palsu padanya. Wallohu A’lam.

Dan Abdulloh bin Ahmad telah meriwayatkan dalam Zawa’id az-Zuhd (hal. 303) dari perkataan Abul ‘Aliyah secara mauquf kepadanya dengan tambahan lafadz [ما لم يغتب] “selama ia tidak melakukan ghibah”. Dan sanadnya shohih. Dan mungkin riwayat mauquf (yakni mauquf ke Abul ‘Aliyah, bukan ke shohabi, pent) ini adalah asal hadits tersebut, sebagian rowi dho’if telah salah dengan me-marfu’-kannya. Wallohu A’lam.

-o0o-

Artikel : http://www.tholib.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s